Pop art mudah dikenali karena bentuknya yang unik dan karakteristiknya yang diwujudkan dalam banyak hasil yang ikonik. Berikut adalah beberapa ciri khas dari Pop Art: Mudah dikenali: pop art biasanya menggunakan gambar atau ikon dari media dan produk-produk terkenal. Termasuk produk komersial seperti kaleng sup, atau rambu-rambu jalan, foto Jean-Auguste-Dominique Ingres / (1780-1867) Ingres adalah murid David, yang menjadi tokoh Neo-Klasikisme di Perancis sampai pertengahan abad ke-19. Tidak seperti David, Ingres tidak mengabdikan diri pada pemerintahan Napoleon ataupun pemikiran republikanisme Revolusi Perancis. Prinsip seni lukis Ingres lebih tegas dari pada David, bahwa garis Seni lukis zaman Ayanta ini merupakan seni lukis yang dianggap menemukan tingkat kemajuan yang tinggi waktu itu. Ada dua tahap perkembangan seni lukis masa ini yakni pertama abad 2 AD dan tahap kedua pada abad ke 5 AD di bawah naungan Vakatakas yang memerintah di Deccan. Karya-karya lukis dibuat dari filosofi yang dalam, yang anggun dan agung. Dadaisme berusaha untuk mengambil kemenarikan lain di luar keindahan yang sudah umum dinikmati. Selain itu, beberapa ciri-ciri dadaisme yang lainnya adalah sebagai berikut. Mengandung imaji yang cenderung tidak indah, kotor dan provokatif. Memuat pesan yang mempertanyakan kembali arti seni, peran seniman dan estetika secara umum. Ciri – ciri : • Lukisan aneh dan asing. • Penuh dengan fantasi dan khayalan. Tokoh – tokohnya : • Joan Miro • Salvador Dali • Andre Masson • Sudiardjo • Amang Rahman. 3. Aliran Romantisme. Aliran Romantisme adalah aliran yang berusaha menampilkan suatu lukisan dengan fantastik dan indah. Seni rupa daerah dapat berupa seni kerajinan, seni lukis, dan seni patung. 1. Seni lukis daerah. Seni lukis adalah seni yang menggambarkan objek-objek berupa pemandangan alam, tumbuhan, binatang, manusia, atau benda di alam untuk menimbulkan perasaan keindahan. Seni lukis daerah mengandung nilai-nilai budaya yang berkembang di suatu daerah. .

ciri khas seni lukis