Olahragaini juga sering dikenal dengan sebutan ping pong. Olahraga ini biasanya dimainkan di dalam ruangan tertutup agar bola ping pong tidak terkena angin. Media yang dipakai adalah meja dengan ukuran tinggi 0,76 meter, lebar 1,52 meter, dan panjang 2,74 meter. Olahraga softball merupakan salah satu permainan bola kecil yang dimainkan Padatahun 1968, permainan softball diperkenalkan di asia, ketika dilakukan kejuaraan di manila. Peralatan selanjutnya dibutuhkan dalam permainan softball yaitu bola atau ball yang memiliki berat sekitar 6 sampai 7 ons. Taktik dan Strategi dalam Permainan Softball Softball pertama kali dipertandingkan di indonesia pada pon vii. Perlengkapan dalam permainan softball. Semenjakitu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball. ‎ Karena bentuk bola yang berubah-ubah. 1923 Kongres Rekreasi Nasional (the National Recreation Congress) meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum diresmikan. Sobat di versi baru domino rp versi baru ini ada jenis permainan slot baru. Game bergaya slot baru: Nama game baru ini adalah Jin Ji Bao xi. Ini sama bersama dengan permainan di domino royale yang disebut "duo fu duo cai." Higgs Domino rp v1.78 dan v1.79 adalah satu-satunya yang punyai tipe permainan slot baru ini. Tampilan Asli 8 Dalam permainan softball, teknik memukul dibedakan menjadi a. 1 macam b. 2 macam c. 3 macam d. 4 macam e. 5 macam Fastpitch softball merupakan permainan ditentukan oleh pelempar bola. Pelempar melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan bisbol. Perbedaan terdapat pada gaya lempar pelempar bola dan cara pelepasan bola. Pelepasan bola terletak di bawah atau sama dari posisi glove. Modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. . Ada banyak olahraga yang masuk kategori permainan, salah satunya adalah permainan softball. Softball sekilas mirip dengan permainan baseball dan juga mirip dengan permainan bola kasti yang ada di Indonesia. Softball dikenal sebagai permainan memukul bola dengan ukuran kecil, bola yang digunakan memang mirip dengan bola untuk baseball dan kasti. Namun, dilansir dari beberapa sumber dijelaskan bahwa ukuran bola untuk softball lebih besar sedikit. Selain dari itu, masih ada beberapa perbedaan yang membuat softball tidak bisa disebut sebagai baseball. Bagi siapa saja yang menyukai kegiatan olahraga yang seru dan menyenangkan, maka memainkan softball bisa dipertimbangkan. Hanya saja, permainan ini tidak cukup hanya dilakukan dua orang apalagi seorang diri. Minimal terdiri dari dua kelompok, dimana dalam satu kelompok ada 9 orang. Jika dimainkan untuk kesenangan sendiri maka jumlah kelompok bisa dibawah 9 orang. Lalu, seperti apa permainannya? Berikut informasinya. Daftar Isi 1Pengertian Permainan SoftballSejarah Permainan SoftballTeknik Dasar Permainan Softball1. Teknik Melempar Bola2. Teknik Menangkap Bola3. Teknik Memukul BolaLapangan Permainan SoftballPerlengkapan Permainan Softball1. Bats Pemukul Bola2. Bola3. Gloves4. Body Protector dan Helmet5. Home Plate6. Base 1, 2 dan 37. Pitcher PlateAturan Permainan dan Jumlah Pemain Permainan softball sering disebut sebagai permainan memukul bola. Softball sendiri diartikan sebagai permainan bola kecil yang dilakukan berkelompok yang terdiri dari dua tim atau dua regu dimana masing-masing terdiri dari 9 pemain, tugas setiap tim adalah memukul bola dan berlari menuju base untuk mendapatkan poin. Dalam permainan ini, lapangan didesain memiliki garis dan terdapat sejumlah titik. Titik ini disebut sebagai base dimana pemain yang bertugas memukul bola, harus berlari sekencang mungkin ke base sebelum bola ditangkap oleh pemain lawan yang menjaga base tersebut. Semakin keras bola dipukul maka semakin jauh laju bola tersebut, pemain pun bisa berlari menuju ke beberapa base dan memperoleh nilai tinggi. Sebaliknya, saat pemain memukul bola dan ditangkap oleh tim lawan. Terutama yang menjaga base maka tim lawan akan langsung bertukar posisi sebagai pemukul bola dan bisa mencetak nilai sebanyak-banyaknya. Jadi, kunci penilaiannya adalah berapa base yang bisa ditempuh pemain yang bertugas memukul bola. Sama seperti permainan lainnya, permainan softball juga memiliki sejumlah aturan yang wajib dipatuhi seluruh pemain. Mulai dari pengaturan lapangan, jarak pitcher dengan pemain yang memukul bola, dan lain sebagainya. Sejarah Permainan Softball Sebelum membahas lebih jauh mengenai segala hal tentang permainan softball, maka bisa mengetahui dulu sejarahnya seperti apa. Permainan ini sebelum dikenal luas seperti sekarang dan dinikmati banyak orang, merupakan permainan yang diciptakan oleh George Hancock. George menciptakan softball di tahun 1887, tepatnya di Chicago, Amerika Serikat. Seiring berjalannya waktu, softball tak hanya dimainkan orang-orang tertentu dari daerah tertentu melainkan semakin berkembang. Permainan ini kemudian dimainkan secara luas dan kemudian memunculkan sejumlah peraturan untuk membuatnya rapi dan bisa dinikmati siapa saja. Peraturan tentang permainan ini kemudian diatur oleh Federasi Softball Internasional ISF. Sejak awal ditemukan dan diperkenalkan kepada publik, softball dimainkan di dalam ruangan saja dengan menggunakan bola berukuran kecil. Memasuki abad ke-20, permainan ini kemudian mulai digelar di luar ruangan menggunakan bola dengan ukuran lebih besar. Perkembangan softball terus berlanjut, dan untuk pertama kalinya di tahun 1933 digelar kejuaraan untuk permainan softball. Kejuaraan ini pertama kali dilaksanakan di bawah lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika Amateur Softball Association of America. Bagaimana permainan ini masuk ke Indonesia? Seiring berjalannya waktu, permainan ini tidak hanya dimainkan warga Amerika saja melainkan di sejumlah negara di dunia. Termasuk juga di Indonesia, hanya saja saat pertama kali masuk ke tanah air softball identik dimainkan oleh kaum Hawa saja. Saat softball dimainkan di ajang Asean Games Bangkok barulah permainan ini dimainkan juga oleh laki-laki di Indonesia. Pada penyelenggaraan PON ke VII yang diadakan di kota Surabaya, softball kemudian masuk ke dalamnya. Sejak saat ini softball semakin dikenal luas di Indonesia dan sering menjadi pilihan permainan menyambut HUT RI di bulan Agustus. Teknik Dasar Permainan Softball Dalam permainan softball terdapat sejumlah aturan dan juga teknik permainan, jadi dengan adanya ketentuan ini para pemain tidak asal memukul bola dan tidak asal berlari. Dalam softball ada tiga teknik dasar permainan, berikut detailnya. 1. Teknik Melempar Bola Teknik dasar yang pertama dalam permainan softball adalah melempar bola. Pelempar bola disebut dengan istilah pitcher, bola yang dilempar nantinya akan dipukul oleh tim lawan. Dalam teknik melempar bola, terdapat tiga cara yang bisa dipilih salah satunya oleh pelempar bola. Tiga cara tersebut adalah sebagai berikut. a. Lemparan Atas Overhand Throw Sesuai dengan namanya, lemparan atas adalah teknik melempar bola dengan posisi bola berada di atas kepala pelempar bola. Tekniknya dimulai dengan mendorong bola ke belakang sampai ke belakang kepala. Lemparan Atas Overhand Throw Lalu dilempar ke arah depan dimana pemaian yang memegang tongkat pemukul sudah bersiap. Teknik ini umum digunakan karena menjadi teknik paling mudah dan resiko gagal lebih kecil. b. Lemparan Samping Sidehand Throw Teknik melempar bola yang kedua adalah lemparan samping, sesuai namanya pelempar akan meletakan bola di genggaman tangan dan diayun ke sisi tubuh. Lemparan Samping Sidehand Throw Sisi mana yang dipilih bisa disesuaikan dengan kondisi pelempar bola atau keinginan mereka. Bola yang akan dilempar ditarik dulu ke belakang dari salah satu sisi tubuh sambil mengangkat kaki yang posisinya di depan. Kemudian dilempar ke depan sambil menurunkan kaki dan mencondongkan tubuh ke depan juga. Teknik ini juga umum digunakan, apalagi di berbagai film dan serial yang mengusung tema permainan ini. c. Lemparan Bawah Underhand Throw Teknik melempar bola yang terakhir adalah lemparan bawah, jadi posisi bola dipegang dan diayun di bagian bawah dengan kedua kaki ditekuk. Lalu bola dilempar ke depan dengan cara diayun. Lemparan bawah menjadi teknik yang jarang digunakan, biasanya teknik ini dipakai dalam keadaan darurat dan tidak membutuhkan waktu cepat. Bagi pemain softball, teknik ini tetap perlu dipelajari dan dikuasai sebagai antisipasi saat dibutuhkan. 2. Teknik Menangkap Bola Dalam permainan softball, pemain tidak hanya ada yang ditugaskan melempar bola namun juga menangkap bola. Pemain yang mendapat tugas ini biasanya menjaga base untuk menangkap bola lebih dulu dibanding kedatangan pemain ke base. Sama seperti teknik melempar bola, teknik menangkap bola juga terdapat 3 cara. Yaitu a. Bola Datar Straight Ball Bola Datar Straight Ball Teknik menangkap bola yang pertama adalah teknik bola datar, digunakan saat menangkap bola yang gerakannya lurus ke arah depan. Caranya, pemain berdiri, kaki dibuka atau mengangkang, pandangan lurus ke depan, dan tangan di posisi bersiap menangkap bola di depan dada. b. Bola Lambung Teknik menangkap bola yang kedua adalah teknik bola lambung, digunakan untuk menangkap bola yang yang posisinya terlihat sudah akan jatuh. Sehingga pemain berdiri, kaki mengangkang, dan meletakan tangan ke depan wajah. Pemain bisa menangkap bola dengan kedua tangan bisa juga dengan satu tangan saja. Bergantung pada seberapa tinggi bola yang akan ditangkap sekaligus seberapa cepat bola melaju ke arah penangkap bola tersebut. c. Bola Menggelinding Ground Ball Bola Menggelinding Ground Ball Teknik terakhir dari menangkap bola adalah bola menggelinding atau ground ball. Teknik ini digunakan saat menangkap bola yang arahnya dari bawah atau bergerak rendah dari depan ke arah penangkap bola. Pemain yang menangkap bola dengan teknik ini perlu berlutut agar bisa menangkap bola dengan mudah. Bola umumnya ditangkap dengan kedua tangan dimana salah satunya sudah menggunakan sarung tangan atau glove khusus permainan softball. 3. Teknik Memukul Bola Teknik dasar ketiga dalam softball adalah teknik memukul bola. Dalam permainan ini memang ada pemain yang tugasnya memukul bola, menangkap bola, dan juga melempar bola. Sistemnya bergantian sesuai dengan aturan yang berlaku di dalam softball. Dalam memukul bola, softball memiliki dua teknik atau dua cara. Yaitu a. Pukulan Swing Teknik ini membuat pemain perlu mengayunkan pukulan untuk mendapatkan hasil bola melengking dengan sangat baik dan terpelanting jauh. Pemain di posisi ini perlu berdiri dengan kedua kaki ditekuk sambil tangan bersiap memukul bola dengan memegang pemukul. Pemukul kemudian diayun sesuai arah datangnya bola dan seolah dipukul tepat ke arah pelempar bola atau pitcher tadi. Adanya gerakan mengayun inilah yang membuat teknik ini disebut pukulan swing. b. Pukulan Tumbuk Teknik atau cara kedua dalam memukul bola dalam softball adalah pukulan tumbuk. Berbeda dengan pukulan swing dimana pemain seolah mengayunkan tangan yang memegang pemukul. Pada teknik ini pemain tidak perlu mengayunkan tangan dan pemukul. Lapangan Permainan Softball Jika membahas mengenai permainan softball, maka kurang lengkap rasanya jika tidak membahas mengenai lapangan. Dalam permainan ini, baik bentuk maupun pengaturan segala unsur di dalam lapangan juga diatur sedemikian rupa. Ilustrasi di atas bisa memberi gambaran bagaimana desain atau tampilan lapangan softball. Sesuai dengan penjelasan Dr. Anggi Setia Lengkana, dan juga Rana Gusti Nugraha, dalam buku mereka yang berjudul Softball dan Baseball Teori dan Praktek. Dijelaskan bahwa bentuk dari lapangan softball adalah bujur sangkar. Lapangan berbentuk bujur sangkar ini kemudian terbagi menjadi dua wilayah, yaitu wilayah foul dan juga fair daerah permainan. Mengenai ukuran, berikut detail ukuran untuk lapangan softball Panjang lapangan 16,76 sampai 18, 29 meter. Jarak dari home base ke posisi pelempar pitcher plate adalah 13,07 meter. Tempat pelempar berukuran 60 x 15 cm. Permainan softball memiliki tiga tempat pemberhentian atau base, yaitu base 1, base 2, base 3, sedangkan base 4 langsung dilalui dan merupakan tempat untuk memukul. Adapun untuk base biasanya berbentuk bantalan karpet, yaitu karpet dengan ukuran 38 x 38 sentimeter dan dengan ketebalan sekitar 12,5 sentimeter. Home base berukuran 42,5 sentimeter atau 43 x 21,5 centimeter dengan setiap sisi puncak berukuran 30 sentimeter. Perlengkapan Permainan Softball Memainkan permainan softball tentunya tidak cukup hanya memiliki pemain dalam jumlah yang sesuai. Pemain juga butuh lapangan dan sejumlah peralatan yang mendukung jalannya permainan. Secara umum, softball memiliki sejumlah perlengkapan permainan yang tentunya bersifat wajib tersedia. Apa saja perlengkapan tersebut? Berikut beberapa diantaranya 1. Bats Pemukul Bola Perlengkapan yang pertama dalam softball adalah pemukul bola, bentuknya seperti pemukul baseball dengan bentuk lurus dan membesar di bagian ujung. Terbuat dari aluminium berbentuk bulat dan mengecil di area pegangan. Berikut detail ukuran pemukul bola di softball Diameter 2¼ inchiPanjang 34 inchi atau 86,4 sentimeterBahan kayu atau logamSafety grip 15 inchi karet 2. Bola Softball tidak akan bisa dimainkan tanpa bola karena basis permainan ini adalah memukul bola. Jadi, perlengkapan wajib berikutnya adalah bola dan mirip dengan bola untuk kasti maupun untuk baseball. Berikut detail karakteristiknya Berat 6 sampai 7 onsKeliling 11 7/8 sampai dengan 12 1/8 inchi. 3. Gloves Para pemain softball juga akan dibekali dengan satu sarung tangan yang terbuat dari material kulit. Pada beberapa bagian diberi anyaman untuk memberi perlindungan tambahan. Sehingga tangan tetap aman saat menangkap bola yang dipukul dengan keras. 4. Body Protector dan Helmet Para pemain juga akan mendapatkan body protector yang melindungi bagian dada sampai perut. Kemudian juga dibekali dengan pelindung untuk kaki dari dengkul sampai ke pergelangan kaki. Ditambah dengan helm yang bagian depan untuk wajah diberi plat dari material besi yang kuat. 5. Home Plate Berbentuk pipih dan biasanya terbuat dari material karet yang menjadi tanda dari home di lapangan softball. 6. Base 1, 2 dan 3 Base pada lapangan softball total ada 4, satu diantaranya adalah home base yang dijelaskan di poin sebelumnya. Sementara 3 lagi adalah base 1, 2, dan 3 yang seluruhnya berbentuk segi empat dan dibuat dari keset atau karung goni. 7. Pitcher Plate Perlengkapan satu ini berbentuk pipih persegi panjang dan terbuat dari material kanvas. Fungsinya adalah sebagai tanda dan batas bagi pelempar bola atau pitcher. Aturan Permainan dan Jumlah Pemain Softball bisa dimainkan dengan mudah dan dijamin adil untuk semua tim yang bermain selama semua pihak mengikuti aturan. Jadi, dalam permainan ini terdapat sejumlah aturan baku. Berikut detailnya Permainan softball terdiri antara 2 tim terdiri dari 9 pemain, bisa seluruhnya adalah perempuan atau sesi permainan berlangsung selama 7 inning babak dan dibagi menjadi dua bagian, yakni inning atas dan inning tim memukul satu kali di setiap inning sebelum bertukar bertahan fielding team terdiri atas seorang pelempar, penangkap, pemain di base pertama, base kedua, base ketiga, tiga deep fielder, dan seorang pemukul harus berhasil memukul bola dan berlari ke base sebanyak mungkin. Setelah berhasil kembali ke home base, pemain akan mencetak run tercipta ketika bola dipukul ke area bola tidak bisa lagi diambil. Home run memungkinkan pemukul dan semua pemain yang berada di base untuk kembali ke home base dan mencetak home run, fielding team bisa mencegah tim pemukul mencetak angka dengan membuat pemukul tidak mampu memukul bola, Area di antara base 1 dan 3 adalah zona terlarang. Ketika bola melintasi area ini sebelum menyentuh tanah, permainan harus diulang dengan lemparan baru. Diluar aturan tersebut, masih ada aturan lain terkait penggunaan perlengkapan permainan softball. Misalnya terkait pemukul yang harus terbuat dari material apa dan ukurannya berapa. Jadi, setiap tim harus menyiapkan perlengkapan sebaik mungkin akan sesuai dengan aturan yang berlaku. Yuk, pahami dan kenali jenis-jenis olahraga lainnya. Teknik Dasar SenamTeknik Dasar RenangCabang Olahraga AtletikPermainan Bulu TangkisPermainan Bola Basket Permainan softball merupakan permainan olahraga beregu yang di mainkan dengan cara memukul bola sejauh mungkin dengan tongkat pemukul agar si pemukul ataupun rekannya dapat berlari melewati base demi base dengan selamat untuk mendapat poin. Permainan ini di mainkan oleh 9 orang pemain dalam satu tim, dan lama permainan ini adalah sembilan babak yang disebut dengan Inning babak/ronde. Dalam satu Inning masing - masing tim yang bertanding mendapat kesempatan untuk sama - sama menjadi pemukul batting untuk mencetak angka run. Ketika tim yang menyerang mendapat giliran memukul, seorang pelempar bola tim bertahan melemparkan bola ke arah penangkap bola sekencang-kencangnya agar bola tidak dapat dipukul. Tim yang mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang untuk memukul bola. Tim yang berjaga berusaha mematikan anggota tim yang mendapat giliran memukul. Tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati out sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan. Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate mendapat satu angka. Waktu permainan ditentukan oleh inning. Setiap tim mendapat giliran memukul sampai 3 kali out dan mematikan tim lawan 3 kali out, disebut 1 inning. Dalam tiap pertandingan sofbol durasi permainan setidaknya 7 inning tergantung situasi, atau lama waktu 2 jam. Setelah menghabiskan inning, tim yang mencetak angka run terbanyak menjadi pemenang. Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut tie break atau seri. Pada permulaan permainan, tim yang menjadi tuan rumah home team mendapat giliran melempar sedangkan tim tamu visitor mendapat giliran memukul. 1. Sejarah Permainan Softball Permainan softball pertama kali muncul di Amerika Serikat, yang diciptakan di sebuah Gedung Olah Raga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada tanggal 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George Hancock. Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisbol. Sebagai alat pemukul digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir yaitu 44-40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball. ‎ Karena bentuk bolanya yang berubah-ubah, Nama softball sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball. Di awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini National Amateur Playground Ball Association of the United States mengatur olah raga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional the National Recreation Congress meminta komisi untuk mengakui olah raga ini, dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum diresmikan. Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika Amateur Softball Association of America di mana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di wilayahnya. Sejak tahun 1933 “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standardisasi peraturan sofbol. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki meter. Dilihat dari segi partisipan, sofbol telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam bisbol. Pada tahun 1960an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun muda. Pada tahun 1949, tim Kanada, Toronto's Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 di bawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional International Softball Federation. Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965. 2. Lapangan dan Perlengkapan Permainan Softball Lapangan permainan softball berbentuk segi empat dengan panjang sisi-sisinya 16,76 m. jarak dari pelempar pitcher plate ke homebase adalah 13,07 m. ukuran tempat pitcher plate adalah 60 x 15 cm. Perlengkapan untuk penjaga memakai sarung tangan terbuat dari kulit tebal seberat 283,33 gr. Untuk penjaga belakang, selain sarung tangan juga memakai pelindung muka dan kepala atau masker serta pelindung badan. Bola terbuat dari kulit berwarna putih dengan berat 190 gr, lingkar bola sekitar 30 cm. stick terbuat dari kayau sepanjang 40 cm. Dalam permaian softballmasing-masing regu terdiri atas 9 pemain. Lapangan permaian dilengkapi dengan 4 base atau home plate. Home plate 1, 2 dan 3 terdapat dipojok lapangan, sedangkan home plate 4 adalah tempat memukul bola. Base berukuran 38 x 38 cm dengan tebal 5 – 12,5 cm. Adapun home base 4 berukuran 43 x 22 cm. 3. Peraturan Permainan Softball Berikut ini adalah peraturan dasar dalam permainan softball a. Pemain Peraturan yang penting untuk diperhatikan pemain sebagai berikut Satu regu terdiri atas sembilan orang pemain Pergantian pemain harus memberitahukan kepada wasit. Pemain yang sidah diganti tidak boleh bermain lagi. Adapun posisi pemain softbal yaitu1. Pelempar bola Pitcher Permainan dimulai pada saat wasit memulai pertandingan dan meneriakkan kata “Play Ball”. Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaganya masing-masing, pertarungan antara pelempar bola di tim bertahan dan pemukul bola di tim yang mendapat giliran memukul dapat pelempar bola berdiri di atas plate dan menghadap ke arah penangkap bola. Pelempar bola akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt penangkap bola. Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike strike zone, di mana hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut pemukul bola dalam zona strike tidak terpukul oleh pemukul bola, maka wasit akan berteriak “strike”. Dan apabila bola keluar dari zona strike, namun pemukul bola tidak mencoba memukul bola maka wasit akan berteriak “ball”. Zona strike adalah zona di mana bola dalam wilayah pukul pemukul bola. Pada saat melempar, pelempar bola akan berusaha membuat bola strike dengan sekuat tenaga agar pemukul bola kesusahan memukul bola walaupun bola berada di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pelempar bola adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat. 2. Penangkap bola Catcher Dalam satu regu setidaknya memiliki satu orang penangkap bola. Penangkap bola dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pelempar bola. Catcher menggunakan helm topeng penangkap bola untuk melindungi kepala dan muka, pelindung tubuh untuk melindungi daerah badan dan pelindung kaki untuk melindungi daerah lutut ke bawah. Posisi penangkap bola adalah jongkok di belakang pemukul bola. Seorang pelempar bola dan penangkap bola diharuskan memiliki komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat untuk bekerjasama mematikan seorang pemukul bola. Seorang penangkap bola kadang adalah pengatur strategi yang baik, karena dalam pertandingan penangkap bola dapat melihat seluruh situasi yang terjadi di depannya. 3. Penjaga Selain pelempar bola dan penangkap bola , tim bertahan memiliki 7 orang penjaga fielder yang terbagi dalam 4 penjaga daerah dalam infielder dan 3 orang penjaga daerah luar outfielder. Bagian dalam yaitu penjaga marka satu pertama, penjaga marka dua kedua, Penjaga antara marka dua dan tiga shortstop, dan penjaga marka tiga ketiga.Sedangkan penjaga luar terdapat di sebelah kiri penjaga kiri, tengah penjaga tengah, dan kanan penjaga kanan. Semua penjaga termasuk pelempar bola dan penangkap bola berusaha mematikan 3 orang tim lawan agar mendapat giliran memukul. Karena run hanya bisa didapatkan dalam posisi menyerang. 4. Pemukul bola Batter Tiap pemukul bola mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan membuat pemukul bola mati “Strike Out”. Dan apabila 4 kali ball maka pemukul bola diperbolehkan jalan bebas ke arah marka satu free walk. Apabila pemukul berhasil memukul bola, pemukul bola akan berlari sekuat tenaga mencapai marka satu sebelum bola pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga marka satu. Jika pemukul bola berhasil sampai di marka satu sebelum penjaga marka satu menangkap bola maka pemukul bola “safe”'. Namun bila penjaga marka satu lebih cepat menangkap bola, maka pemukul bola “out”. Terdapat berbagai macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain. Tergantung situasi yang terjadi saat itu. Berbagai macam jenis hit digunakan sesuai strategi yang akan ditempuh tim penyerang. b. Permainan Peraturan untuk pemain sebagai berikut Untuk menentukan siapa yang menjadi penjaga dan pemukul dilakukan undian dengan koin. Permainan dilakukan dalam tujuh inning, untuk pertandingan antar sekolah waktunya 1,5 jam, tetapi engancatatan sudah mencapai inning penuh. Apabila suatu regu tidak datang di lapangan pada waktu bertanding, regu tersebut dinyatakan kalahdengan nillai 7-0. Nilai atidak dihitungbila terjadi bersamaan dengan terjadinya out yang ketiga di katuk di tempat lain sebelum mencapai base. Pertukaran tempat terjadi jika regu penjaga berhasil mematiakn regu pemukul sebanyak tiga kali. c. Cara Mendapatkan Nilai atau Angka Peraturan tentang penilaian sebagai berikut Setiap pemain batter yang berhasil kembali ke home dengan selamat dan melalui jalan yang benar, baik atas pukulannya sendiri atau karena pukulan orang lain mendapat nilai satu. Dalam permainan softball, pemain jaga dapat dibedakan menjadi dua yaitu infielders dan outfielder dalam lapangan dan luar lapangan. d. Batter Dinyatakan mati Peraturan untuk batter/pemukul adalah sebagai berikut Pada pukulan kedua langsung ditangkap kitcher First-base telah dibakar sebelum batter mencapainya Terjadi bund foul pada pukulan ketiga Fly ball yang tertangkap langsung. Pukulannya melambung tinggi dan jatuh di sekitar lapangan segi empat, dimana ada pelari di first dan second, serta third bases sebelum 2 out 4. Teknik Dasar Bermain Softball Teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemainsoftballialah melempar, menangkap, memukul bola, lari mengelilingi lapangan, sliding dan tanging. a. Cara memegang bola Cara memegang bola bermacam-macam tergantung dari ukuran tangan pemain. Jika tangan pemain tersebut besar dan berjari panjang, dia dapat mempergunakan pegangan dengan dua jari. Sebaliknya bila tangannya kecil dan jarinya pendek dia dapat mempergunakan pegangan tiga jari atau empat jari. Antara jari yang satu dengan jari yang lain dipakai untuk memegang bola, jari harus direnggangkan agar dapat mengontrol jalannya bola dan memperoleh kekuatan lemparan. b. Menangkap dan melempar bola Teknik Melempar Bola Teknik lemparan dengan ayunan atas Teknik lemparan dengan ayunan samping Teknik lemparan bawah Teknik lemparan dengan lecutan tangan Teknik Menangkap Bola Teknik menangkap bola yang bergulir di tanah Teknik menangkap bola yang melambung Teknik menangkap bola lurus Teknik Pemain Pitcher Pitcher adalah seorang fielder yang bertugas melambungkan bola. Di dalam permainan softball, pitcher merupakan salah satu posisi yang sangat sukar. Seorang pitcher tidak hanya dituntut oleh tugas-tugas yang banyak menguras tenaga saja, akan tetapi juga selalu menggunakan pikirannya dalam menghadapi situasi permainan,baik situasi bertahan maupaun menyerang. Teknik Pemain Catcher Catcher adalah pemain jaga yang posisinya berada di belakang home plate. Dia bertugas menangkap bola yang dilemparkan pitcher ke arah pemukul. Terutama bila bola tersebut tidak dipukul atau gagal. Bola-bola semacam itu harus dikuasi secara baik dan langsung, terutama bila ada pelari-pelari yang menuju ke base. Hal ini untuk mencegah jangan sampai pelari-pelari tersebut masuk ke base berikutnya dengan mudah. Teknik Memukul Bola batting Memukul dalam permaian softball ada dua macam yaitu Memukul bola dengan ayunan penuh swing Memukul bola tanpa ayunan bunting Kedua cara tersebut sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan. Mengenai kapan atau saat apa teknik-teknik tersebut digunakan untuk menyerang lawan, hal itu tergantung dari situasi dan kondisi pada waktu itu. Tujuan memukul dalam permaian softball sebgai berikut Mencapai base di depannya dengan selamat. Menciptakan nilai Memajukan pelari di depannya. Di dalam memukul bola ada beberapa pinsip yang harus diperhatikan oleh seorang pemain yaitu Grip atau cara memegang pemukul Stance atau cara berdiri Stride atau cara mengeserkan/melangkahkankaki ke depan Swing atau cara mengayunkan pemukul Follow-through atau gerak lanjutan sipemukul batter Teknik sliding Teknik sliding adalah cara untuk mencapai base dengan meluncurkan badan. Dalam melakukan teknik ini,pelari tidak boleh mengurangi kecepatan teknik sliding sebenarnya mempunyai dua tujuan Untuk mengurangi lajunya lari ke arah base tanpa kehilangan tenpo larinya dari base satu ke base berikutnya dan dapat berhenti tepat di base-nya Untuk mengindari sentuhan katukan bola oleh lawan, sehingga dapat mencapai base-nya dengan selamat. Macam-macam teknik sliding,yaitu Teknik sliding lurus straight leg slide Teknik sliding mengait Hook slide Teknik sliding dengan kepala lebih dulu Head first slideDemikian pembahasan mengenai permainan softball dari mulai sejarahnya, peraturan permainan dan tehnik dasar yang di gunakan dalam permainan softaball. Semoga bermanfaat. - Sama seperti olahraga baseball. Softball juga mempunyai peraturan permainan sendiri. Softball atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan sofbol adalah permainan yang dilakukan dengan melempar bola kecil dan keras menggunakan pemain dalam permainan softball pada setiap regunya adalah sembilan orang. Permainan softball memiliki serangkaian peraturan yang harus dipahami serta ditaati oleh para pemainnya. Baca juga Jenis-jenis Teknik Pukulan dalam Softball Lalu, apa saja peraturan dalam permainan softball atau sofbol?Dikutip dari situs Tutorials Point, berikut aturan permainan softball 1. Sebelum melempar, pelempar atau pitcher harus berdiri kokoh di tanah dan salah satu atau kedua kakinya harus menyentuh pelat pelempar. 2. Pelempar tidak diperbolehkan menghentikan atau memantulkan bola dalam posisi melempar karena dapat menghalangi batter untuk memukul bola. Baca juga Perbasasi Induk Olahraga Baseball dan Softball Indonesia 3. Pelempar tidak boleh menggunakan selotip apa pun pada bola. Untuk mengeringkan tangan bisa menggunakan resin bubuk di bawah pengawasan wasit. 4. Tim pemukul harus memukul dalam urutan yang diberikan dalam daftar pencetak angka. Foto pertama dari tim softball, Chicago, 1897 sumber Softball adalah varian dari bisbol dengan bola yang lebih besar di lapangan yang lebih kecil. Olahraga ini diciptakan pada tahun 1887 di Chicago sebagai permainan dalam ruangan. Pada awalnya disebut bisbol dalam ruangan, bola bubur, taman bermain, softball, bola anak kucing, karena itu juga dimainkan oleh perempuan, bisbol wanita. Nama softball diberikan kepada permainan pada tahun sofbol bermula di Amerika Serikat, yang diciptakan di Gedung Olah Raga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepak bola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi. Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan pemukul digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40. Semenjak itu permainan bisbol versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball. ‎ Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama sofbol sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini National Amateur Playground Ball Association of the United States mengatur olah raga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Tahun 1923 Kongres Rekreasi Nasional the National Recreation Congress meminta komisi untuk menstandardisasi olah raga ini, dan tahun 1926 nama "softball" digunakan walaupun belum tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika Amateur Softball Association of America di mana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Juara untuk sofbol kelas pria pada saat itu adalah J. L. Gills dari Chicago, dan juara kelas wanita yaitu Great Northerns dari kota yang sama. Walaupun kejuaraan yang dipertandingkan adalah amatir, mereka biasa di sponsori oleh organisasi industri di tahun 1933 “softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Dan pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standardisasi peraturan sofbol. Sudah banyak perubahan peraturan sejak saat itu, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke sepuluh dinamakan “shortfielder” pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelalajah di belakang dalam. Tahun 1950 jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putera dari 43 kaki ke 46 kaki meter.Dilihat dari segi partisipan, sofbol telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik wanita maupun pria , dapat memainkannya. Lebih jauh pria di luar usia atlet dapat memainkan sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam tahun 1960an, sebagian dari 125,000 tim telah terdaftar di Asosiasi Sofbol Amatir Amerika. Dan mengadakan enam kejuaraan nasional tiap tahun. Ini tidak termasuk anggota pria maupun wanita yang bertanding dalam kompetisi tidak resmi. Di Negara lain sofbol juga menjadi olahraga yang digemari baik pria wanita tua maupun tahun 1949, tim Kanada, Toronto's Tip Top Tailors, memenangi kejuaraan internasional yang dilakukan secara berkala oleh Asosiasi Sofbol Amatir dan merupakan kompetisi pertama yang benar-benar merupakan kejuaraan tingkat dunia untuk putera. Diadakan tahun 1966 dibawah sponsor dari Federasi Sofbol Internasional International Softball Federation. Australia memenangkan kejuaraan pertama untuk wanita tahun 1965. Sumber Wikipedia - Permainan softball lahir di Amerika Serikat, ditemukan di Gedung Olahraga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada tanggal 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George Hancock. Pada awalnya, terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard di Klub Farragut Boat. Setelah skor akhir diumumkan, yakni kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju. Hal itu kemudian memberikan ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Ia menyarankan untuk membuat sebuah permainan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar. Ia kemudian mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan baseball. Sebagai alat pemukulnya, pada saat itu digunakanlah sebuah sapu. Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, setelah itu dimulailah permainan itu dengan skor akhir 44-40. Sejak saat itu, permainan baseball versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama softball sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, sehingga nama-nama yang digunakan pada saat itu di antaranya kitten ball, army ball, mush ball, recreation ball, dan playground ball. Pada awal abad ke-20 softball mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Pada tahun 1908, organisasi amatir untuk permainan baru ini, National Amateur Playground Ball Association of the United States, mengatur olahraga ini untuk dimainkan di luar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Pada tahun 1923, Kongres Rekreasi Nasional The National Recreation Congress meminta komisi untuk menstandarisasi olahraga ini, sehingga pada tahun 1926, nama “softball” digunakan meskipun belum diresmikan. Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Softball Amatir Amerika Amateur Softball Association of America di mana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Sejak tahun 1933, “Softball” telah menjadi sebuah nama resmi. Kemudian pada tahun 1934, pembentukan peraturan bersama untuk lebih jauh memberikan standarisasi peraturan softball. Saat itu sudah banyak perubahan peraturan, khususnya pada tahun 1946, di mana terdapat perubahan jumlah pemain dalam satu tim dari 10 ke 9 orang. Pemain ke-10 dinamakan “Shortfielder” yang pada saat itu bertugas sebagai penjaga daerah dangkal bagian luar yang menjelajah di belakang dalam. Pada tahun 1950, jarak antara pitcher’s plate dan home plate ditambah untuk putra dari 43 kaki ke 46 kaki meter. Baca Juga Permainan Bola Kecil melalui Aktivitas Permainan Tenis Meja Dilihat dari segi partisipan, softball telah berkembang menjadi olahraga tim yang besar dan digemari. Lapangan yang lebih kecil tersedia. Baik putra maupun putri, dapat memainkannya. Sedangkan putra yang berusia di luar usia atlet dapat memainkannya sebagai kegiatan di luar permainan resmi seperti piknik atau dalam komunitas sosial tanpa melalui pemanasan dan latihan rutin yang diperlukan, sejenis dalam baseball. Softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri dari dua tim. Permainan softball lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di Kota Chicago pada tahun 1887. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis, yakni baseball atau hardball. Bola softball saat ini berdiameter 28-30,5 cm. Bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola pitcher dan menjadi sasaran pemain lawan, yakni pemukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul bat. Terdapat pula sebuah regu yang berjaga defensif dan tim yang memukul ofensif. Tiap tim berlomba mengumpulkan angka run dengan cara memutari tiga seri marka base pelari hingga menyentuh marka akhir, yakni home plate. Terdapat tiga jenis permainan softball, diantaranya sebagai berikut. Pertama, fast pitch softball, merupakan permainan yang ditemukan oleh pelempar bola. Pelempar melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan baseball. Perbedaan terdapat pada gaya lempar, pelempar bola, dan cara pelepasan bola. Pelepasan bola terletak di bawah atau sama dari posisi glove. Kedua, modified pitch softball atau sering dikenal dengan nama modball. Tujuan utamanya adalah untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast-pitch sehingga pemain yang belum terbiasa tidak akan terkejut dengan peraturan-peraturan yang “ketat” di softball seperti strike zone, jarak antar marka, lamanya permainan, dan lain sebagainya. Kecepatan bola dibatasi dengan putaran lengan melebihi bahu. Ketiga, slow picth softball, yakni memberikan kemudahan bagi pemukul untuk memukul bola. Pemukul bola diberi bola terus menerus oleh pelempar bola sampai bisa memukul bolanya. Lemparan pelempar bola pelan melambung. Permainan ini sering dimainkan dalam komunitas sosial sebagaimana sebuah kompetisi, tanpa dibatasi umur, dan gender. Baca Juga Permainan Bola Kecil melalui Aktivitas Permainan Bulu Tangkis Saat ini, permainan softball sudah dikenal di seluruh dunia. Namun, pemain perlu dibekali dengan prinsip dasar yang baik. Pemain yang memiliki prinsip dasar yang baik dalam bermain cenderung dapat bermain softball dengan baik pula. Mungkin cukup sekian pembahasan kali ini, silahkan baca juga Permainan Bola Besar melalui Aktivitas Permainan Bola Basket. Terima kasih banyak dan semoga bermanfaat. Ilustrasi oleh Permainan softball dilakukan secara beregu yang terdiri dari dua tim, dimana memiliki teknik dasar seperi melempar bola, menangkap dan memegang kayu pemukul bat. Pengertian SoftballSejarah Permainan SoftballAturan Permainan SoftballTeknik Dasar Permainan Softball Softball atau sofbol merupakan olahraga bola yang beregu dua tim yang bertanding yaitu terdiri dari regu berjaga defensif serta regu yang memukul offensif. Permainan ini dapat dimainkan oleh berbagai kalangan, putra-putri, anak-anak, maupun orang dewasa yang terbentuk dua regu tim. Sofbol ini merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol baseball atau hardball. Bola sofbol saat ini berdiameter 28-30,5 sentimeter; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola pitcher dan menjadi sasaran pemain lawan yang memukul batter dengan menggunakan tongkat pemukul bat. Dalam pertandingan softball terdapat tiga tipe permainan softball, antara lain Fast Pitch SoftballMetode permainan ini ditentukan oleh pitcher yaitu dengan melempar bola dengan kecepatan maksimum, serupa dengan bisbol. Perbedaan terdapat pada gaya lemparpitcher dan cara pelepasan bola yaitu bola diletakkan di bawah atau sama dari Pitch Softball atau ini digunakan untuk melunakkan aturan-aturan yang dipakai di kategori fast pitch sehingga pemain-pemain yang belum terbiasa tidak akan terkejut dengan peraturan-peraturan yang “ketat” di sofbol seperti strike zone, jarak antara base, lamanya permainan dan Pitch SoftballMemberikan kemudahan bagi batter untuk memukul bola. Batter diberi bola terus-menerus oleh pitcher sampai bisa memukul bolanya. Sejarah Permainan Softball Permainan ini diciptakan oleh George Hancock pada tahun 1887 di Amerika Serikat dan pertama kali dimainkan di Chicago. Dengan berkembangnya permainan ini di berbagai tempat, maka diperlukan peraturan-peraturan. Maka lahirlah Federasi Softball Internasional ISF. Di awal abad ke-20 sofbol mulai dimainkan di luar ruangan sebagaimana dilakukan di dalam ruangan. Tahun 1908 organisasi amatir untuk permainan baru ini National Amateur Playground Ball Association of the United States mengatur olahraga ini untuk dimainkan diluar ruangan menggunakan bola yang lebih besar. Pada tahun 1933, kejuaraan dunia pertama dilaksanakan dalam lindungan Asosiasi Sofbol Amatir Amerika Amateur Softball Association of America dimana telah digunakan sebagai peraturan pokok di Amerika. Sampai tahun 1966 permainan softball di Indonesia masih dianggap sebagai olahraga kaum wanita, setelah Asean Games Bangkok barulah kaum pria bermain softball. Pertama kali softball masuk agenda Pekan Olahraga Nasional PON di Indonesia pada penyelenggaraan PON ke VII di Surabaya Engkos Kosasih, 1993314. Aturan Permainan Softball Setiap regu terdiri 9 orang pemain dengan durasi permainan softball yaitu 7 inning, masing-masing dari kelompok mendapatkan giliran menjadi regu bertahan sebanyak 7 kali dan penyerang sebanyak 7 kali. Cara mendapatkan poin dalam permainan softball yaitu dengan cara apabila pemukul baik pemukul sendiri ataupun satu regunnya berhasil menuju kembali ke home plate dengan selamat. Kelompok tersebut memperoleh 1 poin. Kemenangan diperoleh jika salah satu kelompok mendapatkan nilai yang lebih banyak dalam 7 inning. Teknik Dasar Permainan Softball Berikut beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh seseorang permainan softball 1. Teknik Melempar Bola Melempar bola softball ada tiga cara yaitu melempar bawah, melempar samping dan melempar atas. a. Lemparan Atas Overhand Throw Pada saat melempar bola, ayunan tangan ayunan tangan dan langkah kaki secara bersamaan dengan berat badan bertumpu pada kaki yang di depan, badan sedikit condong ke belakang. b. Lemparan Samping Sidehand Throw Dalam lemparan samping, lengan bawah sejajar dengan bahu dan sedikit lecutan pergelangan tangan. c. Lemparan Bawah Underhand Throw Lemparan bawah umumnya digunakan dalam keadaan darurat dan dilakukan dalam waktu yang cepat, posisi tubuh membungkuk dengan kedua kaki ditekuk. 2. Teknik Dasar Menangkap Bola Berdasarkan arah datangnya bola, teknik dasar menangkap bola dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu a. Bola Datar Straight Ball Posisi badan saat menangkap bola dengan teknik ini adalah berdiri, kaki kangkang, pandangan lurus ke depan ke arah datangnya bola, posisi kedua tangan siap di depan dada. Bola ditangkap dengan menggunakan tangan kiri yang memakai glove, sedangkan tangan kanan bersiap untuk melempar bola. b. Bola Lambung Posisi badan saat melakukan tekni yang satu ini adalah ditempatkan tepat di mana bola akan jatuh. Bola tersebut kemudian ditangkap dengan satu tangan atau dua tangan secara bersamaan. c. Bola Menggelinding Ground Ball Cara yang digunakan untuk menangkap bola yang menggelinding adalah dengan cara berlutut dan tangan yang memakai glove ditempatkan tepat pada arah datangnya bola, sedangkan tangan yang lainnya bersiap untuk menangkap dan melempar bola. 3. Teknik Dasar Memegang Kayu Pemukul Bat Cara memegang kayu pemukul atau bat dalam permainan softball adalah dengan cara pemukul atau kayu tersebut dipegang erat-erat tangan merapat atau sedikit renggang dengan posisi tangan kanan di sebelah atas dan tangan kiri di sebelah bawah. a. Teknik Dasar Memukul Bola Teknik dasar memukul bola dapat dibedakan menjadi 2 pukulan, yakni sebagai swing Sikap awal Sikap awal dalam pukulan swing adalah berdiri dengan kedua kaki dijarangkan. Kemudian kaki kiri diputar mengarah lurus dengan pitcher. Berat badan bertumpu pada kedua kaki dan badan sedikit condong ke depan. Pemukul dipegang erat-erat oleh kedua tangan dan posisi memukul sedemikian rupa sehingga tepat di atas bahu. Pandangan lurus kearah datangnya bola serta lengan kanan lebih rendah dibandingkan lengan kiri. Sikap Saat Memukul Jika bola sudah dilempar oleh pitcher, Setelah bola dilempar oleh pitcher, selanjutnya bola segera dipukul secara tepat dengan mengayunkan pemukul ke arah datangnya bola yang dilemparkan. Posisi badan adalah kaki kanan sedikit ditekuk dan kedua tangan diluruskan. Sikap Akhir Setelah bola berhasi dipukul, selanjutnya gerakan ayunan bat sebagai gerakan lanjutan. b. Pukulan Tumbuk bunt Pengertian pukulan tumbuk adalah memukul bola tanpa harus mengayunkan pemukul tetapi cukup menahan arah datangnya bola sehingga bola akan jatuh dekat dengan si pemukul. Pada waktu pukulan tumbuk atau bunt, sikap kedua kaki cukup dengan posisi kaki disejajarkan dengan arah datangnya bola. Demikian pembahasan terkait permainan Softball baik dari pengertian, sejarah, aturan main, dan teknik dasarnya. Semoga bermanfaat! Referensi

permainan softball versi dalam ruangan dikenal dengan